Bolehkah Seorang Ibu yang Memiliki Penyakit Diabetes Menyusui Bayinya?

American Diabetes Association memaparkan bahwa ibu dengan diabetes boleh tetap menyusui bayinya, justru sangat dianjurkan.

Foto : Liputan6

Menurut American Diabetes Association, menyusui merupakan cara terbaik untuk memberi asupan nutrisi kepada bayi. Idealnya, ibu akan menyusui secara ekslusif selama enam bulan pertama. Lebih lanjut, American Diabetes Association memaparkan bahwa ibu dengan diabetes boleh tetap menyusui bayinya, justru sangat dianjurkan.

Pada ibu hamil, diabetes gestasional bisa terjadi. Diabates disebabkan oleh stres metabolik selama kehamilan yang menyebabkan kadar gula darah naik di atas normal. Untungnya, ini hanya bersifat sementara. Kadar gula akan kembali normal setelah proses melahirkan. Namun, tetap masih ada risiko terhadap diabetes tipe 2. Nah, menyusui justru menjadi salah satu cara mencegah diabetes tipe 2.

Menyusui berarti menggunakan insulin dengan cara yang positif sehingga kebutuhan insulin Anda berkurang, membantu menurunkan berat badan berlebih, mencegah obesitas, serta dapat menurunkan risiko bayi terkena diabetes. Pada ibu dengan diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2, menyusui membantu mereka mengendalikan penyakitnya dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Sebab, Anda mungkin akan mengurangi penggunaan obat insulin selama menyusui.

Selain itu, manfaat lain yang bisa diperoleh dari menyusui bagi kesehatan tubuh ibu adalah menurunkan risiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium.

Menyusui diketahui membantu buah hati Anda terhindar dari masalah kesehatan seperti penyakit asma, infeksi saluran pernapasan dan telinga, atau masalah pencernaan.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 menunjukkan bahwa semakin lama bayi diberi asupan ASI, bayi semakin jauh dari risiko diabetes tipe 1. ASI juga melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi dan faktor risiko lain yang dapat menyebabkan diabetes.