Bekuk Pengedar Narkoba, Ribuan Pil Obat Terlarang Berhasil Disita Polisi

Pihak Kepolisian mengamankan seorang pria yang kedapatan membawa ribuan pil obat terlarang.

Kapolres Grobogan, AKBP Jury Leonard Siahaan, saat konferensi pers.

Seorang pengedar narkoba yang berinisial SA (21), warga Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, berhasil dibekuk oleh Unit Satresnarkoba Polres Grobogan pada Rabu (24/6/2020) lalu.

SA ditangkap di Jalan Raya Gubug-Kedungjati, tepatnya di SMPN 1 Gubug, karena kedapatan membawa ribuan pil obat terlarang. Penangkapan ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Dari tangan tersangka SA ini, petugas berhasil menyita ribuan butir psikotropika dari berbagai jenis. Barang bukti diperlihatkan di hadapan awak media saat pers rilis di Mapolres Grobogan, Senin (29/6/2020).

“Dari tangan tersangka SA ini ditemukan obat tablet warna putih dengan logo Y sebanyak 4.720 butir, obat tablet warna kuning dengan logo DMP sebanyak 3.000 butir, obat berlogo mf sebanyak 2.040 butir.”

“Selain itu juga ada 52 strip atau 520 butir obat Trihexyphenidyl, 12 paket plastik klip berisi obat tablet putih dengan logo Y serta dua strip atau 20 tablet Tramadol dan satu strip obat Lexzepam berlogo mf,” jelas Kapolres Grobogan, AKBP Jury Leonard Siahaan, saat konferensi pers.

Tersangka SA juga dihadirkan dalam konferensi pers tersebut. Dari pengakuannya, narkoba ini ia dapatkan dari Jakarta dan hendak dikirimkan ke pemesan.

Sementara barang bukti lainnya berupa satu bungkus plastik klip besar, dua buah lakban warna merah, satu unit sepeda motor tanpa plat nomor serta satu buah tas slempang warna hitam juga ikut diamankan petugas.

Kapolres menjelaskan, tersangka merupakan pengedar ribuan tablet obat terlarang tersebut. Tersangka dijerat dengan pasal 196 subs pasal 197 Jo Pasal 106 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dan atau Pasal 62 UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Dengan ancaman hukuman paling lama 15 (lima belas) tahun.