Polsek Siak Bekuk Pelaku Pencurian Benda Cagar Budaya

Aparat Polisi berhasil meringkus pelaku pencurian dari benda-benda cagar budaya di ruang belakang Gedung Controlleur.

Lokasi TKP pencurian.

Pelaku dari pencurian benda-benda Cagar Budaya yang berupa ubin di ruang belakang Gedung Controlleur di Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura berhasil diamankan oleh Kepolisian Sektor Siak, Riau.

"Ya pelaku sudah ditahan,"kata Pembantu Unit I Reserse Kriminal Polsek Siak Iptu Yeri Effendi, Minggu.

Kejadian diketahui Senin (8/06) pukul 10.30 WIB. Kemudian pada Kamis (25/6) datang pelapor ke Polsek Siak melaporkan pencurian benda cagar budaya. Ketika itu pelapor selaku pengawas proyek sedang melaksanakan penataan kawasan strategis kabupaten Gedung Controlleur sebagai situs Cagar Budaya Kabupaten Siak bersama Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Permukiman Siak. Mereka melihat gedung yang akan dipugar oleh pemenang tender.

Begitu kagetnya pada saat itu, pihaknya melihat lantai ubin di ruang belakang gedung telah dibongkar seluas lebih kurang 16 meter persegi. Setelah dicek dan diperiksa, ada beberapa ubin yang telah dirusak atau pecah.

Selebihnya lantai ubin tersebut telah hilang serta tidak ditemukan lagi di sekitar lokasi gedung bersejarah itu.

Sebelumnya, pada saat pelaksanaan lelang kondisi lantai ubin di ruang belakang Gedung Controlleur tersebut masih dalam keadaan baik dan utuh," ujar Yeri.

Atas kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak ditaksir mengalami kerugian Rp17.860.000 setelah kehilangan sebanyak 334 keping ubin

Polisi kemudian menyelidiki dengan memeriksa sejumlah saksi. Selanjutnya didapat informasi pelaku berinisial JF yang juga beralamat di Kampung Benteng Hilir. Akhirnya pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

Pelaku akan dijerat dengan pasal66 Ayat (2) Jo pasal 106 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dengan ancaman penjara paling singkat enam bulandan paling lama sepuluh tahun atau denda paling sedikit Rp250 jutadan paling banyak Rp2,5 miliar.