INGAT! Berani Lawan Petugas Saat Razia PSBB, Akan Dipidana

Akan tetapi, polisi tetap akan mengedepankan tindakan humanis dan persuasif sebelum mengambil tindakan dikenakannya warga dengan Pasal 212 KUHP, 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus - Foto: IG Yusri Yunus

Warga yang tetap nekat melanggar protokol kesehatan Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total Ibu Kota Jakarta bisa dijerat dengan hukuman pidana atas perbuatannya. Apalagi kalau sampai melawan petugas.

"Kemungkinan di Pasal 212 KUHP, 216 atau 218 mungkin saja apabila masyarakat di sini tidak mengindahkan, bahkan melawan petugas pada saat dilakukan penindakan, kita mungkin akan keluarkan pasal itu," ucap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/09/2020).

Akan tetapi, polisi tetap akan mengedepankan tindakan humanis dan persuasif sebelum mengambil tindakan dikenakannya warga dengan Pasal 212 KUHP, 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP. Pasal ini baru dikenakan apabila tidak mengindahkan imbauan atau melawan petugas.

Dengan kata lain penggunaan pasal tersebut dilakukan sebagai pilihan terakhir. Pihaknya lebih mengedepankan sanksi sesuai dengan Pergub Nomor 79 Tahun 2020.

"Sanksi sosial ada yang sanksi denda, sudah diatur denda progresif sekali dikasih tahu ada dendanya, dua kali (pelanggaran) nanti akan lebih dua kali lipat, tiga kali atau empat kali (sanksinya karena progresif)," kata dia lagi.