Seorang Balita 4 tahun Alami Patah Kaki Setelah Dianiaya Ibu Kandung

Terhadap tersangka dilakukan penahanan karena dikhawatirkan akan melakukan perbuatan serupa

Ilustrasi

Seorang perempuan berinisial NT (47) asal Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, menganiaya anak kandung berusia 4 tahun hingga memar dan kaki patah.

Kasatreskrim Polres Mempawah AKP Muhamad Resky Rizal mengatakan, saat ini NT telah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami juga akan segera berkoordinasi dengan jaksa penuntut untuk dan melengkapi pemberkasan,” ujar Rizal.

Menurut Rizal, perbuatan pelaku  menganiaya korban, Saat itu, pagi sekitar pukul 07.00 WIB, ayah korban Herryanto melihat pelaku menyuapi korban makan sambil memukulinya menggunakan sendok.

“Ayah korban berusaha menghentikan dan menasehati pelaku, namun dia tidak peduli bahkan memukul kepala korban dengan menggunakan piring seng ke bagian kepala,” ujar Rizal.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku sudah kerapkali menganiaya korban, korban mengalami patah kaki sebelah kiri.

“Selama ini diketahui NT memang sudah sering melakukan kekerasan terhadap korban dan kemarin korban sampai mengalami patah kaki sebelah kiri,” ujar Riza.

Rizal menegaskan, kepolisian telah mengamankan pelaku NT dan sejumlah barang bukti berupaya pakaian korban dan tersangka, Tersangka pelaku juga dijerat dengan Undang-undang tentang Perlindungan Anak.

“Terhadap tersangka dilakukan penahanan karena dikhawatirkan akan melakukan perbuatan serupa. Sementara korban dirawat inap di rumah sakit,” ujar Rizal.