Pelaku Penyebar Konten Asusila Yang Viral di Twitter, Diringkus Polisi

Tersangka diduga memiliki kelainan seksual dan juga seorang pedofil. Namun, hasil selanjutnya masih menunggu keterangan dari para ahli

Pelaku penyebar konten kelainan seksual (Istimewa)

MTA (33), tersangka kasus penyebaran konten asusila dengan objek anak-anak yang sempat viral di Twitter berhasil diringkus oleh jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Polres Tapin pada Minggu (21/2/2021) lalu.

Pelaku diamankan di rumahnya yang berlokasi di Jalan Gerilya, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Mochamad Rifa’I membenarkan penangkapan tersebut.

“Ya benar, pelaku yang merupakan pemilik akun Twitter atas nama @taupikarisandy, telah berhasil kami amankan setelah tim gabungan melakukan penyelidikan,” tuturnya, Selasa (23/2/2021).

Sebelumnya, pihak kepolisian setempat mendapatkan laporan dari lima orang masyarakat terkait dengan unggahan foto anak-anak oleh MTA di Twitter yang mengandung muatan asusila.

“Jadi atas adanya laporan dari masyarakat, anggota kami melakukan patroli untuk mengecek kebenaran terkait akun Twitter hingga Facebook-nya yang mengunggah foto anak-anak disertai muatan asusila,” lanjutnya.

Berdasarkan penyelidikan sementara, tersangka diduga memiliki kelainan seksual dan juga seorang pedofil. Namun, hasil selanjutnya masih menunggu keterangan dari para ahli. 

Sementara, atas aksinya tersebut tersangka MTA akan dijerat dengan Pasal 45 ayat 1, Pasal 27 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

sebelumnya, Kasus ini bermula ketika akun @ taupikarisandy ramai diperbincangankan warganet yang geram dengan ungghan akun itu. Dengan begitu, para warganet bahkan seorang influencer  beramai-ramai melakukan report terhadap akun tersebut.

Akun tersebut mengunggah sebanyak 52 foto seorang bocah perempuan berusia sekitar 7 tahun pada Sabtu (20/2/2021). 

Pada unggahan itu, terlihat seorang bocah perempuan dengan berbagai ekspresi dan di antaranya ada yang terlihat seperti menunjukkan bagian intim sang bocah.