Saat Habib Rizieq Membantah Tudingan Anti Pancasila: FPI Tidak Terlibat Kelompok ISIS

Ia pun tak sependapat dengan kelompok teroris yang ingin mengganti Pancasila.

Sidang HRS

Di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Habib Rizieq Shihab (HRS) dengan tegas membantah tudingan yang menyebut Front Pembela Islam (FPI) terkait dengan kelompok teroris hingga ISIS. 

Awalnya Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa menyinggung apakah FPI organisasi yang berniat mengganti Pancasila seperti yang dilakukan oleh teroris. 

"Itu tidak benar. Kami FPI tidak pernah punya masalah dengan Pancasila, bahkan kami tidak setuju kalau Pancasila diganti. Sebab, Pancasila merupakan peninggalan ulama," tegas Habib Rizieq dalam persidangan lanjutan, Senin (3/5/2021).

Lebih lanjut, Habib Rizieq menerangkan bahwa bagi FPI, Pancasila bukan sekedar pilar, tapi juga fondasi atau dasar. Ia pun tak sependapat dengan kelompok teroris yang ingin mengganti Pancasila.

"Kami tegaskan bahwasanya kami tidak pernah ada masalah dengan Pancasila. Maka, dengan kelompok yang disebutkan Pak Hakim mengenai adanya kelompok terduga teroris menolak Pancasila, kami tidak sependapat atas hal itu," katanya.

Suparman pun merespons tanggapan Habib Rizieq dengan memberondong pertanyaan lagi. Kali ini, Suparman menanyakan apakah Habib Rizieq mengenali Pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi.

Rizieq menjawab tidak mengenali pemimpin ISIS tersebut. "Saya tidak kenal, saya hanya tahu dari media," katanya.

Sebelumnya, sidang lanjutan kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung menghadirkan dua saksi fakta yaitu Ketua Barisan Kesatria Nusantara, Zainal Arifin. Selain itu, ada pula eks Ketua Hilal Merah Indonesia (Himi) FPI, Ali Hamid.

Sementara itu, terdakwa Rizieq Shihab dihadirkan sebagai saksi. Turut serta lima eks petinggi FPI selaku saksi dan terdakwa kerumunan Petamburan.