Tes Asesmen Pegawai KPK Jadi Perbincangan Publik, Ini Komentar Pedas Fadli Zon

Sebelumnya, kabar mengenai banyaknya pegawai KPK tidak lulus tes wawasan kebangsaan menjadi polemik.

Fadli Zon

Anggota DPR dari Partai Gerindra, Fadli Zon ikut menyoroti polemik tentang pertanyaan tes wawasan kebangsaan yang diikuti pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti diketahui, tes tersebut sebagai syarat alih status pegawa KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN). KPK pada Rabu 5 Mei 2021 mengumumkan ada sebanyak 75 orang pegawai yang tidak lulus ujian tersebut.

Sebelumnya, kabar mengenai banyaknya pegawai KPK tidak lulus tes wawasan kebangsaan menjadi polemik. Terlebih muncul kabar penyidik senior KPK Novel Baswedan termasuk satu dari 75 orang itu.

Alhasil soal ujian hasil kerja sama KPK dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pun membuat penasaran publik. Di ruang publik, beredar luas daftar soal ujian tes pegawai KPK yang isinya mulai dari pertanyaan tentang UU ITE, terorisme, homoseksual, hingga pandangan mengenai hal gaib. Kontroversi pun menyeruak.
 
Menanggapi itu, Fadli Zon mengatakan, jika benar pertanyaan tes kebangsaan seperti yang beredar, maka itu sebagai bentuk kemunduran. Dia menilai pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak ada hubungan dengan integritas.

Hal tersebut diungkapkan Fadli di lini masa akun Twitternya, Kamis (6/5/2021). "Kalau benar pertanyaan-pertanyaan tes kebangsaan pegawai KPK seperti yang beredar itu, sungguh kita alami kemunduran dalam berbangsa. Sejumlah pertanyaan itu tak ada hubungan dengan integritas, malah bisa mengganggu ranah privat kebebasan jalankan ajaran agama dan keyakinan yang dijamin konstitusi," kata Fadli seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @fadlizon.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asfinawati mengaku sudah mengkroscek mengenai daftar pertanyaan yang beredar itu ke peserta tes tersebut.