PB HMI Dorong Polri Telusuri Kelompok Provokator di Tengah Pandemi

Heran dan dan tidak habis pikir kepada mereka yang mengambil kesempatan di tengah situasi seperti sekarang ini.

Ilustrasi

Di tengah situasi nasional yang sedang menghadapi pandemi global, kondisi Indonesia saat ini begitu memprihatinkan. Dimulai dari beberapa kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk menekan angka positif corona di Tanah Air sampai melakukan sejumlah formulasi demi memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

Namun, saat pemerintah bekerja ekstra menangani pandemi tersebut masih banyak beberapa kalangan justru memanfaatkan situasi ini demi kepentingan kelompoknya.

Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Ahmad Latupono sangat menyayangkan ada kelompok-kelompok yang memanfaatkan kondisi negara yang sedang dilanda pandemi COVID-19. Ia merasa heran dan dan tidak habis pikir kepada mereka yang mengambil kesempatan di tengah situasi seperti sekarang ini.

"Aneh bin heran juga rasanya, terkhusus kepada mereka yang oportunis terhadap kondisi bangsa seperti saat ini. Harusnya mereka ikut bantu kerja-kerja pemerintah dalam hal penanganan Covid di Tanah Air ini," kata Ahmad dikutip Senin (26/7/21) di Jakarta.

Ahmad meminta kepada aparat penegak hukum untuk menangkap mereka yang disinyalir membuat situasi Tanah Air semakin kacau dan tidak terkendali. Ahmad menekankan institusi Polri bekerja cepat, tepat dan efisien guna membarangus kelompok-kelompok yang hendak membuat kondusivitas dan stbilitas negara terganggu.

"Saya rasa Polri harus bekerja cepat, bila perlu tangkap saja mereka yang mau bikin rusuh. Pemerintah lagi fokus tangani Covid, mereka malah mau bikin rusuh, kan ini bahaya. Ditambah angka positif akhir-akhir ini masih tinggi saya tekankan, langkah prepentif harus diambil oleh Polri dalam waktu dekat," kata Ahmad.

Sebelumnya banyak beredar poster-poster ajakan untuk melakukan aksi demonstrasi terkait penolakan kebijakan pemerintah menyoal PPKM di beberapa daerah di Indonesia.