Harus Selangkah di Depan Pelaku, Presiden Jokowi Ingatkan Polri Soal Kejahatan Berbasis Teknologi

Jokowi meminta agar Polri dapat terus berinovasi dan meningkatkan penguasaan teknologi sehingga dapat selangkah di depan daripada pelaku kejahatan.

Presiden ingatkan Polri terhadap ancaman kejahatan berbasis teknologi. (foto: istimewa)

Presiden Joko Widodo mengingatkan agar anggota Polri semakin siap dalam menghadapi ancaman kejahatan berbasis teknologi terbaru.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya selaku Inspektur Upacara dalam HUT Ke-76 Bhayangkara yang dipusatkan di Kampus Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, Selasa.

"Kita harus semakin siap dalam menghadapi ancaman kejahatan berbasis teknologi terbaru. Oleh sebab itu, Polri harus lebih maju dibandingkan pelaku kejahatan," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui tayangan yang disaksikan secara virtual, Selasa.

Dengan teknologi yang semakin maju, Presiden Jokowi meminta agar Polri dapat terus berinovasi dan meningkatkan penguasaan teknologi sehingga dapat selangkah di depan daripada pelaku kejahatan.

Dalam peringatan HUT Ke-76 Bhayangkara, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tugas berat yang dihadapi dan perlu dukungan anggota Polri masih banyak.

Pertama, pandemi COVID-19 masih perlu penanganan yang serius. Oleh karenanya, Polri seperti dilansir antaranews, diminta selalu siaga dalam penanggulangan COVID-19.

Kedua, ketidakpastian global juga masih menjadi tantangan, sehingga anggota Polri juga harus waspada terhadap krisis energi, krisis pangan dan krisis keuangan yang mengikutinya.

"Oleh sebab itu, Polri harus memastikan kamtibmas agar kita lebih kokoh dalam menghadapi tantangan-tantangan ini," kata Presiden.

Sejumlah agenda nasional juga memerlukan dukungan Polri, yakni pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali pada November mendatang, hingga pesta demokrasi Pileg, Pilpres dan Pilkada Serentak pada 2024.