Turunkan Kekerasan, Pemimpin Hong Kong Siap Berdialog dengan Masyarakat

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan pada Selasa (17/09/2019), akan memulai dialog dengan komunitas masyarakat mulai Minggu depan untuk menurunkan ketegangan dan kekerasan.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan pada Selasa (17/09/2019), akan memulai dialog dengan komunitas masyarakat mulai Minggu depan untuk menurunkan ketegangan dan kekerasan.

“Masyarakat Hong Kong benar-benar telah mengumpulkan banyak masalah ekonomi, sosial, dan bahkan politik yang mengakar. Saya berharap berbagai bentuk dialog ini dapat menjadi landasan bagi kita untuk berdiskusi,” demikian kata Lam.

Demonstrasi yang dimulai sejak adanya RUU Ekstradisi yang dapat memindahkan orang Hong Kong ke Tiongkok untuk pengadilan telah berakhir terhadap banyak isu kekerasan.

Selain RUU Ekstradisi yang dikabarkan akan dicabut sejak Rabu (04/09/2019) lalu, Lam mengatakan masyarakat telah memiliki kegelisahan lainnya seperti memiliki rumah yang layak.

Pemimpin Hong Kong yang merupakan perempuan pertama tersebut menegaskan bahwa dialog bukan satu-satunya jalan yang akan diambil pemerintah untuk menjinakkan kekerasan.

“Tapi saya harus menekankan di sini, platform dialog tidak berarti kita tidak harus mengambil tindakan penegakan hukum yang tegas. Menekan kekerasan di depan kita masih menjadi prioritas,” lanjutnya.