ESDM dan DPR Sepakati Asumsi Harga Minyak US$45 Per Barel, Sebentar Lagi Harga BBM Turun

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Komisi VII DPR, menyepakati asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar US$42-US$45 per barel untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RABN) tahun 2021.

BBM

Sementara target lifting minyak dan gas (migas) ditetapkan 1,68 juta-1,72 juta barel oil equivalen per day (BOEPD). Dalam paparan, disebutkan, lifting minyak bumi sebesar 690.000-710.000 barel oil per day (BOPD), dan lifting gas bumi sebesar 990.000-1,01 juta BOEPD. Sedangkan biaya penggantian atau cost recovery sebesar US$7,5 miliar-US$8,5 miliar.

Kesepakatan tersebut tercapai saat Rapat Kerja antara Kementerian ESDM dengan Komisi VII DPR di Komplek DPR Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2020). Dalam kesempatan tersebut, Menteri ESDM Arifin Tasrif menjelaskan, penetapan asumsi dasar RAPBN 2021 sudah sesuai usulan Komisi VII DPR.

Sebelumnya, Arifin menegaskan, pagu indikatif Kementerian ESDM 2021 telah diputuskan bersama Komisi VII DPR sebesar Rp6,84 triliun. Besaran pagu indikatif ini, naik 10% dibandingkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun 2020 yang mencapai Rp6,2 triliun.

Seperti tahun sebelumnya, belanja publik fisik mendapatkan porsi yang lebih besar dibandingkan belanja publik nonfisik dan belanja aparatur, yaitu 47,1% atau Rp3,22 triliun dari pagu indikatif Rp6,84 triliun, yang akan digunakan antara lain untuk pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga, konkit nelayan, konkit petani, konversi mitan ke LPG, PLTS Atap, pos pengamatan gunung api, geopark hingga peralatan mitigasi bencana geologi.

Sementara dana belanja publik nonfisik digunakan untuk pembinaan, pengawasan, pelayanan publik dan perizinan, penyusunan kebijakan dan peraturan, survei, penelitian dan pengembangan serta pendidikan dan pelatihan, telah dianggarkan Rp1,59 triliun, atau 23,2%. Sekitar 29,7%, atau Rp2,03 triliun dibelanjakan bagi keperluan aparatur seperti pembayaran gaji dan tunjangan, operasional dan pemeliharaan kantor, pengadaan peralatan kerja.