Meski Usia Masih Muda, Tapi Penyakit Jantung Bisa Menimpa Anda, Kenali Ciri-Cirinya

Terjadinya penyakit jantung pada usia muda disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari genetik, obesitas, gaya hidup sedentari, merokok, dan pola makan yang buruk yang berujung pada tekanan darah tinggi (hipertensi) atau diabetes.

Foto : Era Madani

Terjadinya penyakit jantung pada usia muda disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari genetik, obesitas, gaya hidup sedentari, merokok, dan pola makan yang buruk yang berujung pada tekanan darah tinggi (hipertensi) atau diabetes.

Berikut ini ada beberapa ciri penyakit jantung di usia muda yang harus Anda perhatikan, di antaranya:

1. Tekanan darah tinggi

Situs Northwestern Medicine menyebutkan bahwa tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah tanda peringatan penyakit kardiovaskuler yang dapat muncul pada usia 18 tahun.

Hipertensi sendiri, merupakan faktor risiko dari serangan jantung dan stroke. Ini dikarenakan tekanan darah yang tidak terkendali bisa memperberat kerja jantung dalam memompa darah dan membuat pembuluh arteri di jantung jadi lebih kaku.

Tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun pada beberapa kasus, orang dengan kondisi ini mengeluhkan gejala berikut:

Pusing atau sakit kepala

Dada berdebar terasa lebih kencang

Penglihatan kabur

Hidung mimisan dan mual

2. Nyeri dada (angina)

Nyeri dada adalah ciri penyakit jantung yang umum, termasuk untuk orang-orang di usia muda. Gejala penyakit kardiovaskuler ini juga dikenal dengan istilah angina.

Rasa nyeri terkait penyakit jantung terjadi umumnya di dada sebelah kiri. Jika terjadi di dada area tengah atau di bawahnya, kemungkinan berhubungan dengan masalah paru atau pencernaan.

Selain letaknya, nyeri dada akibat penyakit jantung sering kali digambarkan dengan dada yang ditekan atau diremas. Munculnya angina disebabkan oleh otot jantung yang tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen.

Cleveland Clinic melaporkan bahwa nyeri dada sering kali dialami oleh atlet usia muda. Adanya gejalanya ini ternyata disebabkan oleh masalah jantung, seperti cacat jantung bawaan, peradangan dan penebalan otot jantung, serta gangguan katup jantung.

3. Sesak napas

Ciri penyakit jantung di usia muda selanjutnya yang perlu diwaspadai adalah sesak napas (dispnea). Terjadinya sesak napas diikuti dengan gejala yang telah disebutkan di atas bisa menguatkan diagnosis penyakit jantung.

Selain muncul ketika seseorang melakukan aktivitas seperti olahraga, sesak napas juga bisa muncul ketika berbaring. Gejala seperti ini biasanya dirasakan oleh orang yang mengalami gagal jantung.

Jika Anda mengalami sesak napas, nyeri dada, pusing, dan perubahan denyut nadi, segera kunjungi dokter. Jika memang dokter umum mencurigainya sebagai gejala penyakit jantung, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis jantung.

Kemudian, untuk mengetahui penyebab penyakit jantung sekaligus jenisnya, Anda akan diminta melakukan serangkaian tes kesehatan, seperti elektrokardiogram maupun ekokardiogram.

Setelahnya, dokter membaca hasil tes, menentukan jenis penyakit, dan memutuskan obat dan prosedur medis untuk penyakit jantung yang sesuai. Anda juga diminta untuk menjalankan diet jantung, diikuti dengan perubahan kebiasan, seperti berhenti merokok dan olahraga dengan rutin.