Nasib Garuda Terkatung-katung karena Utang, Komisaris dan Stafsus BUMN Malah Cakar-cakaran, Ada Apa Ini?

Krisis keuangan yang membelit Garuda Indonesia sepertinya sulit terselesaikan. Di tengah krisis ini, komisaris dan Stafsus BUMN malah saling sindir.

Utang Garuda menumpuk hingga Rp70 triliun, terlalu

Tak ada kekompakan yang terlihat meski maskapai penerbangan berplat merah itu memiliki utang hingga Rp70 triliun. Suasana panas sudah terekam sejak Stafsus BUMN Arya Sinulingga menyindir Komisaris PT Garuda Indonesia Peter F Gontha.  Sindiran itu kemudian di-screenshoot Gontha. Setelahnya tangkapan layar itu diunggah ke akun Instagram pribadinya.

Isi tangkapan layar itu terlihat jelas. Di situ Arya Sinulingga mempertanyakan status Peter F Gontha di PT Garuda Indonesia.  Arya juga ikut menyinggung sosok Direktur Utama (Dirut) yang diciduk KPK. "Bapak Peter F Gontha, posisi bapak sebagai apa di Garuda bersama Dirut Garuda yang sudah ditangkap KPK?" tulis Arya Sinulingga dalam tangkapan layar, dikutip dari GenPi.

Harga sewa pesawat Garuda yang dianggap mahal juga ikut disinggung Stafsus BUMN itu. "Bapak tentu tahu Garuda bermasalah karena sewa pesawat yang gila-gilaan mahalnya. Anda saat itu posisinya sebagai apa di Garuda sampai bisa foto berdua begitu dengan dirut tersebut?” sambung orang dekat Konglomerat Harry Tanoesudibjo itu.

Peter F Gontha tak terima dengan cuitan Arya. Dia lantas memberikan jawaban melalui cuitan di akun Instagram-nya @petergontha.  Dalam balasannya, Peter F Gontha mengakui Garuda mengalami masalah sambil menyinggung sosok eks Menteri BUMN Dahlan Iskan. "Posisi saya sebagai Komisaris mewakili Pak CT Mas Arya. Saya tahu Garuda bermasalah, tapi Menteri engga mau dengar," tulis Peter.

Nama mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan kemudian ikut disebut Peter yang dikenal dengan penampilan plontosnya itu. "Tanya saja, kan Pak Dahlan masih ada. Saksi hidup dan sehat. Beliau pun menyesal. Saya enggak ngada-ngada lho mas Arya. Tanya pak Dahlan deh. Dia juga kecewa banget," tambahnya.

Soal harga sewa pesawat yang dianggap mahal, Gontha memilih tak membukanya ke publik. "Saya kan enggak perlu kasih tahu. Kira kira sewa pesawat gila-gilaan duitnya kasih siapa? Nanti lebih ramai Mas Arya,” cuit Komisaris PT Garuda Indonesia itu.