Diduga Ilegal, Polda NTB Usut Tambang Emas di Kawasan Hutan Lombok Barat

Salah satu alat berat diduga disewakan dari subrekanan pelaksana salah satu proyek di Sekotong Barat.

Alat Berat di Lokasi Tambang

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengklarifikasi pihak terkait pertambangan emas ilegal di Dusun Eyat Polak dan Dusun Batu Monter, Sekotong Tengah, Lombok Barat. Diantaranya mengenai status kepemilikan lahan yang dikeruk tanahnya. Juga mengenai pengerahan alat beratnya.

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol. I Gusti Putu Gede Ekawana, di Mataram, Selasa,14 September 2021, mengatakan pihaknya mengusut hal tersebut dengan meminta klarifikasi para pihak terkait.

“Kalau itu lahan ada pemiliknya, di lahan punya warga maka itu akan ditertibkan. Kalau masuk lahan kawasan hutan, itu kita tindak,” ujar Dirreskrimsus Polda NTB.

Skenario penyelesaiannya pun berbeda. Apabila dalam klarifikasinya terbukti bahwa aktivitas tersebut dilakukan oleh perorangan, maka pihaknya akan melanjutkan dengan mengecek secara mendalam terkait pengurusan izin pertambangan rakyat.

Selain itu pengerahan alat berat ini ditelusuri. Salah satu alat berat diduga disewakan dari subrekanan pelaksana salah satu proyek di Sekotong Barat.

Digarap menggunakan puluhan ekskavator, tanah di lahan seluas 200 hektare. Tanah ini yang disinyalir memiliki kandungan emas. Di sekitar lokasi juga menjamur tempat pemurnian emas diduga menggunakan merkuri.