Dicap Bule Kampung, Bikin Enzy Storia Sampai Tak Mau Bicara Pakai Bahasa Inggris

Enzy menceritakannya soal ditinggal sang ayah sejak usia 6 tahun, sampai dicap 'bule kampung'.

Foto : Suara.com

Artis cantik Enzy Storia ternyata memiliki kisah masa kecil yang cukup pahit dan tak pernah ia ungkapkan. Baru belakangan ini, Enzy menceritakannya soal ditinggal sang ayah sejak usia 6 tahun, sampai dicap 'bule kampung'.

Cerita pilu Enzy ini dituturkannya saat jadi bintang tamu tayangan Youtube Daniel Mananta. Enzy bercerita soal masa lalunya yang hidup di sebuah perkampungan dengan kondisi finansial yang berbeda.

Sejak duduk di bangku SMP hingga SMA, Enzy dan ibunya memiliki kehidupan yang rumit dan harus tinggal di rumah kontrakan berpetak. Kondisi itu ia jalani setelah sang ibu tak lagi bekerja usai melahirkan sang adik.

"Jadi aku sempet banget tinggal di rumah kontrakan, petakan yang di rumah petakan-petakan gitu lho. Jadi waktu itu kalau aku mau ke sekolah, waktu SMA itu aku naik angkot," kisah Enzy.
Baca Juga:8 Potret Masa Kecil Enzy Storia, Memesona Sejak Dini

Perbedan kondisi finansial itu ternyata membuat Enzy juga sempat merasa minder dan malu dengan teman-temannya. Apalagi wajahnya yang memiliki keturunan Polandia membuat Enzy sempat dicap sebagai bule kampung.

"Sedangkan teman-teman aku itu anak-anak orang kaya. Itu temen aku dari SMP yang suka gaul. Jadi ada itu momen-momen aku ngerasa malu. Terus di perkampungan itu dikata-katain 'ih bule kampung," ujarnya.

Hal itu sampai membuat Enzy tak mau lagi berbicara menggunakan bahasa Inggris.

"Sampai ada momen aku tuh enggak mau ngomong bahasa Inggris sama sekali dulu. Kaya, karena aku dari kecilkan ngomong bahasa Inggris terus, jadi aku tuh ngerasa aku tuh beda sama orang-orang, dari kecil udah sering diliatin dikatain sama orang-orang." ujar Enzy.

Selain itu, Enzy juga harus merasakan pahitnya ditinggal sang ayah sejak usia 6 tahun.

"Jadi aku digendong sama embok aku, aku kebangun udah ramai gitu berisik, mama papaku berantem, aku dibawa ke rumah embok (pengasuh). Terus ya udah, terakhir aku inget banget, aku dicium jidatnya sama papaku terus mamaku masih berantem," kenang Enzy.

Terus aku dibawa kabur sama mbak di rumahnya, dari hari itu sampai sekarang, aku enggak pernah ketemu papa. Aku nangis tiga hari pada saat itu enggak ketemu papaku waktu di rumah embok," tandas Enzy menahan tangis.