Aldi Taher Kenang Perjuangannya Lawan Kanker Getah Bening, Beberkan Kondisi Memprihatinkan Saat Kemo

"Enam tahun lalu, 2016. Seperti disambar petir di siang bolong. Gak nyangka"

Foto : Instagram

Aldi Taher beberapa waktu yang lalu diketahui pernah menderita kanker getah bening. Sakit itu dialami Aldi sekitar tahun 2016. Ia menyebut dokter memvonisnya menderita kanker getah bening usai ditemukan benjolan di dekat leher dan paru-paru.

"Enam tahun lalu, 2016. Seperti disambar petir di siang bolong. Gak nyangka. Jadi aku ada benjolan di dekat leher. Pas dicek ternyata ada lagi deket paru-paru 9x6 cm," kata Aldi saat menjadi bintang tamu "Pagi Pagi Ambyar" Trans TV.

Karena kanker tersebut, Aldi sempat kesulitan bernapas. Kondisi itu mengharuskan Aldi menjalani serangkaian kemoterapi.

"Mangkanya sebelum aku dikemo, aku tuh sebelum divonis kanker, aku napas engap. Jadi naikin dada dulu baru nyampe napasnya. Terus dibiopsi kan, hasil biopsi aku divonis kanker stadium dua," kenang Aldi.

Diakui Aldi, kemo yang ia jalani menyebabkan berbagai efek samping. Beberapa di antaranya adalah mudah lelah, rambut rontok dan gampang berkeringat.

"Gampang capek. Terus kalau malem tidur itu gampang keringet, keringet jagung keluar. Ya aku pikir kan kecapekkan bisa ya habis syuting, eh ternyata dibiopsi ada kanker," beber Aldi.

Aldi mengungkap tubuhnya sempat begitu kurus karena kanker tersebut. Ia kehilangan selera makan karena efek samping kemo. Syukur, Aldi dapat melewati semua cobaan tersebut dengan baik hingga akhirnya dokter menyatakan ia sembuh dari kanker.

"Enam kali kemo. Rambut rontok. Yang pasti lesu ya karena HB pasti dihantem kan. Badan lemes, badan kurus," terang Aldi. "Jadi kurus itu karena orang gak mau makan. Karena lidahnya kebas, gak ada rasa apapun. Air putih aja gak berasa apapun."