Sejumlah Camat Positif COVID-19, Frekuensi Tes Rapid dan Swab Ditingkatkan

Selama belum negatif kembali, akan tetap kami karantina

Swab test terhadap para pejabat eselon II dan III di lingkungan Setda serta seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Pati

Menyikapi sejumlah camat yang positif COVID-19, masyarakat dan para pegawai di kantor kecamatan yang bersinggungan dengan pelayanan publik diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan COVID-19.

Bupati Pati Haryanto menyampaikan, pihaknya telah melakukan swab test terhadap para pejabat eselon II dan III di lingkungan Setda serta seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Pati. Dari hasil swab tersebut, beberapa orang camat dinyatakan positif COVID-19.

“Di antara 21 (orang) camat yang juga ikut swab test di hari yang sama, hasilnya kurang menggembirakan. Ada beberapa camat yang dinyatakan positif Corona,” kata bupati saat diwawancara di ruang kerjanya.

Disampaikan, sampai saat ini, pihaknya terus malakukan tracing dengan orang-orang yang berhubungan langsung dengan para camat tersebut.

“Selama belum negatif kembali, akan tetap kami karantina, dan kantor kerjanya kami semprot dengan cairan disinfektan serta orang-orang yang pernah kontak langsung juga kami lakukan tracing,” katanya.

Kepada para pegawai kecamatan yang camatnya positif COVID-19, lanjutnya, diambil kebijakan untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Ditambahkan, Pemerintah Kabupaten Pati akan lebih meningkatkan frekuensi tes rapid dan swab, khususnya untuk yang pernah kontak langsung.

“Insya Allah kalau rapid dan swab-nya kita masifkan, yang positif akan cepat terdeteksi,” terangnya.

Pada kesempatan itu, bupati terus mengingatkan kepada masyarakat Pati, agar tetap waspada dan konsisten menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan disepelekan, janganlah egois dan ceroboh. Kasihanilah orang tua kita, anak-anak, dan orang-orang tercinta, apalagi kalau sampai kita dikarantina, kan keluarga yang kena dampaknya,” tegasnya.