Berkaca dari Kasus di Ciamis, Jangan Gunakan Ponsel Saat Dicas!

Berkaca dari kasus di Ciamis, ponsel yang sedang diisi daya atau sedang dicas tidak disarankan untuk dipakai

Ilustrasi. (foto: istimewa)

Bocah kelas 3 SD, berinisial IHM, di Jawa Barat ditemukan tewas di rumahnya dengan luka bakar di bagian dada. Korban meninggal diduga karena ponsel yang dipakainya meledak.

Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (03/08) siang. Kejadian tersebut bikin geger warga Rancah dan sekitarnya.

Ketua Tagana Kabupaten Ciamis, Ade Waluya mengatakan, pihaknya telah menerima laporan ada seorang anak SD di Kecamatan Rancah meninggal dunia terkena percikan api dari HP yang meledak saat diisi daya.

"Kami telah menerima laporan kejadian tersebut. Korban mengalami luka di bagian dadanya," katanya.

Informasi yang dihimpun berdasarkan keterangan orang tuanya, anak itu pulang dari sekolahnya. Kemudian, sang anak mengisi ponsel miliknya sambil memainkannya dengan posisi tiduran.

Pada saat itu korban Rinawati keluar pergi ke warung untuk membeli makanan. Setelah setengah jam berlalu, Rinawati kembali ke rumahnya dan memanggil sang anak.

Namun, IHM tidak menyahut panggilannya. Rina pun langsung mencari keberadaan anaknya.

"Ketika masuk rumah, Rinawati melihat anaknya yang tertidur dengan posisi tertelungkup. Saat coba dibangunkan, anak itu tidak bangun," kata Kepala Desa Kiarapayung, Dedi.

Ketika Rinawati membalikkan tubuh anaknya, ponsel sang anak sudah berantakan. Bagian dada anaknya pun terdapat luka.

"Saat itu juga Rinawati langsung histeris melihat anaknya yang sudah meninggal dunia. Pada bagian dada ada luka besar seukuran telapak tangan," ujar Dedi.

Dedi menduga IHM meninggal dunia karena ponselnya meledak. Sebab baterai ponsel berantakan, namun untuk kabel charger masih utuh.

"Atas kejadian ini, kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati lagi dalam menggunakan ponsel, jangan menggunakan ponsel ketika lagi mengisi baterai," ujarnya.

Berkaca dari kasus di Ciamis, ponsel yang sedang diisi daya atau sedang dicas tidak disarankan untuk dipakai karena berpotensi meledak jika sembari digunakan.

Pengamat teknologi Alfons Tanujaya menjelaskan bagaimana penyebab ponsel meledak atau terbakar saat diisi daya.

Menurutnya, penyebab ponsel terbakar saat dicas bisa terjadi karena panas yang berlebih pada perangkat. Panas berlebih bisa disebabkan oleh penggunaan ponsel sembari mengisi daya.

"Jangan pernah pakai ponsel saat di-charge karena saat di-charge tengah terjadi pengisian arus, terjadi aliran listrik, dan ketika ini terjadi, kemungkinan untuk adanya kesalahan sangat besar," ucap Alfons.

Ia menjelaskan kalau penggunaan ponsel saja sudah menghasilkan panas, ditambah pengisian daya juga mengalirkan listrik yang punya potensi menimbulkan panas dan korsleting.