Berkat Pesan Video dari Francesco Totti, Penggemarnya Terbangun Dari Koma Selama Sembilan Bulan

Legenda hidup klub AS Roma, Francesco Totti akhirnya dapat menemui salah satu penggemarnya yang terbangun dari koma selama sembilan bulan usai mendengar pesan video darinya.

Foto : Republika

Legenda hidup klub AS Roma, Francesco Totti akhirnya dapat menemui salah satu penggemarnya yang terbangun dari koma selama sembilan bulan usai mendengar pesan video darinya.

Penggemarnya itu adalah seorang gadis berumur 19 tahun bernama Ilenia Matilli. Sebelumnya, Ilenia Matili mengalami kecelakaan mobil tunggal pada bulan Desember 2019 lalu. Pengemudi kendaraan tersebut, Martina Oro, meninggal dunia di TKP.

Sedamgkan Ilenia mengalami cedera kepala yang cukup parah. Ia mengalami koma dan dirawat di rumah sakit di kota Roma selama sembilan bulan.

Ketika di Rumah Sakit, orang tua Ilenia kerap memutar lagu-lagu klub AS Roma. Hingga akhirnya mereka mendapatkan pesan video dari sang Pangeran Roma secara langsung, Francesco Totti.

Dalam video itu, Francesco Totti berpesan kepada Ilenia Matili agar ia tidak menyerah. Sebab, selain Totti masih banyak orang lain mendoakannya agar lekas sembuh.

"Ilenia jangan menyerah, kamu akan berhasil, kami semua bersamamu", ujar Totti dalam pesan video tersebut.

Mendengar pesan tersebut, Ilenia pun terbangun dari tidur panjangnya. Orang tua Ilenia merasa sangat bahagia dan mereka berharap Totti mau mengunjungi putrinya secara langsung.

Ternyata, Francesco Totti memenuhi permintaan orang tua Ilenia Matilli. Ia pun datang ke rumah sakit untuk bertemu Ilenia.

Totti menghabiskan waktu selama sekitar satu setengah jam. Ia sempat berfoto bareng dengan Ilenia. Totti juga membubuhkan tanda tangannya di jersey AS Roma milik Ilenia. 

Ilenia sendiri  masih harus menjalani perawatan lagi di rumah sakit. Namun demikian, Francesco Totti berjanji pada Ilenia bahwa ia akan menemuinya lagi ketika kondisinya sudah lebih baik.

"Itu [pertemuan] indah. Itu mengharukan bagi saya dan saya berharap itu lebih indah baginya," ujar Totti kepada wartawan, via ESPN.

"Saya sangat senang. Ia tidak berbicara tetapi kami berpelukan dan ia mulai menangis [karena gembira]," tambahnya.

"Seandainya saya tahu [rekamannya] akan membantu, saya akan mengirimkan videonya lebih awal! Kami akan bertemu lagi begitu ia meninggalkan rumah sakit," tandas Totti.