Perburuan Gelar Juara Dunia MotoGP 2020, Andrea Dovizioso Sudah Menyerah

Rider Ducati, Andrea Dovizioso, memastikan diri telah menyerah dalam perburuan meraih gelar juara dunia MotoGP musim ini. Dovizioso melihat peluang dirinya untuk menjuarai MotoGP 2020 sudah tertutup.

Foto : Crash.net

Rider Ducati, Andrea Dovizioso, memastikan diri telah menyerah dalam perburuan meraih gelar juara dunia MotoGP musim ini. Dovizioso melihat peluang dirinya untuk menjuarai MotoGP 2020 sudah tertutup.

Secara matematis, peluang Dovizioso sebenarnya masih cukup terbuka. Dovizioso untuk sementara tertinggal 28 poin dari pemuncak klasemen, yakni pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir. 

Dovizioso gagal memangkas jarak poin dengan Joan Mir karena hanya bisa finis di urutan ke-13 pada balapan MotoGP Teruel, akhir pekan kemarin. Di sisi lain, Joan Mir terus menjaga konsistensinya dengan meraih 16 poin setelah finis di urutan ketiga pada MotoGP Teruel. 

"Saya pikir peluang kami untuk menjadi juara dunia musim ini hampir tidak ada. Dengan kecepatan yang kami punya sekarang, kami tidak bisa bersaing," ujar Dovizioso, dilansir dari Tuttomotoriweb, Senin 26 Oktober 2020.

"Kami sedang dalam situasi yang buruk karena tidak ada lagi sumber daya yang bisa diandalkan. Itu adalah realita," tambahnya.

Kini Dovizioso dan pembalap lainnya sedang bersiap menghadapi dua seri yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. MotoGP Eropa akan digelar terlebih dahulu pada 8 November 2020, dilanjutkan dengan MotoGP Valencia satu pekan kemudian.

"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi di Valencia. Namun, kami tidak akan datang dengan ke sana dengan keyakinan yang bisa mengatasi situasi buruk ini," ungkapnya.

"Kami akan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya. Kami akan menghadapi dua balapan pada awal November 2020 dan segala sesuatu bisa terjadi di sana," tandas Andrea Dovizioso.