Berprestasi atau Tidak, Messi Pasti Raih Ballon d`Or, Ini Deretan Faktanya

Sulit membantah Messi sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola dunia.

Lionel Messi. (foto: istimewa)

Lionel Messi ditasbihkan sebagai peraih penghargaan Ballon d'Or 2021. Prestasi itu merupakan pencapaian yang ketujuh bagi pemain berjuluk, La Pulga. 

Ballon d'Or merupakan penghargaan yang diberikan kepada pesepak bola atas prestasi di atas lapangan. Baik, performa di level klub atau level internasional (timnas).

Jika hal itu jadi indikatornya, untuk tahun ini Messi bolehlah dianggap pantas merebut Ballon d'Or. Namun bagaimana dengan raihan Ballon d'Or tahun sebelumnya?

Sulit membantah Messi sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola dunia. Namun seperti dikutip cnnindonesia, ada beberapa edisi Ballon d'Or yang disebut lebih layak diberikan kepada pemain lain ketimbang Messi.

Ada sejumlah pemain yang disebut layak menerima Ballon d'Or saat Messi jadi pemenang. Contohnya pada 2010.

Tahun 2010 jadi salah satu momen kontroversial dalam sejarah penghargaan pemain terbaik dunia, Ballon d'Or. Kemenangan bintang Barcelona, Lionel Messi, menuai kritik besar-besaran.

Keputusan tersebut mengundang kontroversi. Sebab di tahun yang sama Sneijder berhasil mempersembahkan treble kepada Inter Milan usai memenangkan gelar Liga Champions.

Pemain asal Belanda itu bahkan membantu timnya mengalahkan Barcelona dalam laga final, di mana Iniesta, Xavi, dan Messi turut serta.

Kontribusi Sneijder bersama Inter musim tersebut sangat besar. Selain itu, ia juga jadi ruh permain timnas Belanda meski hanya berujung runner up di Piala Dunia.

Akan tetapi, nama Sneijder bahkan tidak masuk tiga besar Ballon d'Or yang dimenangkan Messi. Sementara dua legenda Barcelona, Andres Iniesta dan Xavi juga harus puas berada di posisi kedua dan ketiga.

Setali tiga uang dengan Sneijder, momen terbaik Iniesta untuk meraih trofi Ballon d'Or terjadi pada 2010. Ia punya kontribusi yang sama dengan Messi saat mengantar Barcelona juara La Liga.
Namun pencapaian Iniesta bersama timnas Spanyol, yang memenangkan Piala Dunia, seharusnya jadi alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2010.

Bisa dibilang, Satu-satunya pesaing Iniesta yang sepadan semestinya Sneijder, bukan Messi. Bahkan editor France Football Pascal Farre meminta maaf kepada Iniesta pada 2018.

Ia mengakui Iniesta layak mendapat pengakuan lebih atas prestasinya membawa Spanyol juara Piala Dunia 2010. Namun, proses pemilihan yang melibatkan banyak pihak dianggap sebagai bagian dari sistem demokrasi.

Padahal, Messi bersama Argentina tersingkir di babak perempat final usai digebuk Jerman 0-4. Tak heran kalau keputusan Ballon d'Or 2010 tercatat sebagai yang paling kontroversial.

Pada 2019, bek Liverpool Virgil van Dijk juga telah menjadi korban 'perampokan' dari Lionel Messi. Kesuksesannya mengantar Liverpool juara Liga Inggris dan Liga Champions ternyata belum cukup membawanya meraih Ballon d'Or 2019.

Legenda sepak bola Belanda Ruud Gullit bahkan menyindir kredibilitas Ballon d'Or yang memang dipilih para jurnalis, pemain, dan pelatih sepak bola tersebut.

Gullit menyebut Virgil van Dijk maupun para pemain bertahan lainnya tak akan pernah bisa memenangi penghargaan tersebut, tak peduli sebagus apa pun kualitas mereka.

Bek terakhir yang bisa memenangi penghargaan tersebut adalah Fabio Cannavaro. Ia meraihnya karena sukses mengantar Italia jadi juara Piala Dunia 2006. Sejak saat itu tak ada bek lagi yang terpilih.

Balon d'Or 2021 juga menyisakan perdebatan panjang karena Messi yang keluar jadi pemenang. Padahal tak ada yang meragukan prestasi Lewandowski bersama Bayern Munchen.

Lewandowski adalah pemain tersukses di tahun 2020 setelah sukses mengantar Bayern Munchen juara Liga Champions. Sayang, penghargaan yang diinisiasi France Football itu ditiadakan karena pandemi Covid yang melanda sejak 2019.

Lewandowski memang layak diperhitungkan merujuk prestasi gemilang bersama Bayern. Namun, kariernya di timnas bersama Polandia selalu berujung tragis.

Sebaliknya, Messi sedang terpuruk bersama klub namun berhasil memenangkan trofi Copa America 2021 bersama timnas Argentina. Pemain PSG itu pun dinyatakan sebagai pemenang Ballon d'Or 2021.

Meski demikian, banyak penggemar sepak bola menilai Messi telah merampok trofi tersebut dari Lewandowski. Kredibilitas France Footbal sebagai penyelenggara pun kembali dipertanyakan.