Pesaing Prabowo di Pilpres 2024: Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil, Anies Mulai Tersingkir

Elektabilitas Anies turun dari 12,8 persen menjadi 10,6 persen, sedangkan Kang Emil melonjak dari 7,9 persen menjadi 11,1 persen.  

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto masih kokoh di pemuncak figur utama sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Survei yang dilakukan Polmatrix Indonesia menunjukkan elektabilitas Prabowo bertengger di angka 18,5 persen, sedikit turun dari survei pada bulan Mei 2020 sebesar 18,9 persen. 

Menyusul di bawahnya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, naik tipis dari 13,7 persen menjadi 13,9 persen. Perubahan terjadi pada posisi ketiga, di mana sebelumnya diduduki oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kini tergeser oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Elektabilitas Anies turun dari 12,8 persen menjadi 10,6 persen, sedangkan Kang Emil melonjak dari 7,9 persen menjadi 11,1 persen.  

"Konfigurasi baru pertarungan elite politik menampilkan tiga besar menuju 2024, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil," ungkap Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto dalam press release di Jakarta pada Rabu (16/9/2020). 

Perubahan ini terekam dalam periode empat bulan sejak survei sebelumnya yang dilakukan pada Mei 2020.  Sementara Prabowo dan Ganjar makin mengokohkan diri, kenaikan elektabilitas Kang Emil yang menggeser posisi Anies menarik untuk dicermati. 

Menurut Dendik, rivalitas antara kedua kepala daerah yang bertetangga itu mendorong pula kompetisi dalam menelurkan kebijakan. Kang Emil lebih berhasil mendulang keuntungan secara elektoral dibandingkan dengan Anies. 

Demikian pula dalam kasus gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan walikota Surabaya Tri Rismaharini. Elektabilitas Khofifah sedikit turun dari 5,6 persen menjadi 5,2 persen, sedangkan Risma merosot dari 3,0 persen menjadi hanya 1,6 persen. Seperti halnya Kang Emil, sosok Khofifah lebih dinilai positif dibandingkan Risma, lanjut Dendik. 

Figur lainnya relatif stabil, seperti mantan cawapres Sandiaga Uno yang turun sedikit dari 8,6 persen menjadi 8,4 persen, dan ketua umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dari 2,7 persen menjadi 2,5 persen. 

Hanya menteri BUMN Erick Thohir yang merosot dari 3,6 persen menjadi 1,2 persen dan Menko Polhukam Mahfud MD dari 1,6 persen menjadi 1,0 persen.