Anies Baswedan-Erick Thohir Kesandung Kendala Dukungan Partai untuk Pilpres 2024

Pasangan Anies- Erick perlu kendaraan politik jika memang berniat mau dalam kontestasi Pilpres 2024.

Anies Baswedan dan Erick Thohir

Tak mudah bagi pasangan Anies Baswedan - Erick Thohir untuk bisatampil sebagai calon di Pilpres 2024 . Sebab, keduanya bukanlah sosok yang berangkat dari partai politik.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan pasangan Anies- Erick perlu kendaraan politik jika memang berniat mau dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Soal pasang memasangkan dan mencari pasangan itu masih belum kelihatan," ujar Ujang dikutip Selasa,  (4/5/2021).

Menurut Ujang, semuanya masih serba kemungkinan. Dia menambahkan, karena bisa cocok dan bisa juga tidak. 

"Keduanya (Anies dan Erick) bukan orang partai. Jadi butuh partai. Paling tidak mesti beli perahu untuk kendaraan Pilpres," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, mencari pasangan dalam Pemilu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dia berpendapat, perlu pendekatan yang serius dan lama untuk bisa memasangkannya.

"Tidak ujug-ujug. Lalu jadi. Ada kalkulasi politik, ekonomi, dan taktisnya. Semuanya perlu dihitung. Keunggulan dan kekurangan. Termasuk soal popularitas dan elektabilitasnya," pungkasnya.

Diberitakan SINDOnews sebelumnya, mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono menilai pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri BUMN Erick Thohir layak berpasangan pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Arief, keduanya bisa menjadi pasangan serasi dan mewakili Jawa dan luar Jawa. Hal tersebut diungkapkan Arief menanggapi pernyataan Erick Thohir yang mengaku memiliki mimpi yang sama dengan Anies Baswedan mengenai revitalisasi Pelabuhan Sunda Kelapa.