Perlu Terobosan, PDIP Harap Semua Menteri Jokowi Fokus Atasi Pandemi

Sudah saatnya sinergi semua pihak ditingkatkan.

Hasto PDIP

PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan konsentrasi utama partai saat ini adalah membantu rakyat. Pandemi merupakan persoalan bangsa, dan menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itulah rasa kemanusiaan, solidaritas, dan semangat bergotong royong harus dikedepankan.

Hal itu dikatakan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat melihat pelaksanaan dapur umum PDI Perjuangan di Jakarta Pusat sekaligus membuka vaksin door to door disekitar kantor partai, Kamis (22/7/2021). 

"Seluruh elemen bangsa, seluruh parpol, seluruh warga negara kedepankan kerja sama untuk berdisiplin di dalam menghadapi pandemi. Sudah saatnya sinergi koneksitas baik secara vertikal, horisontal, maupun sinergi hulu hilir dikedepankan. Targetnya mengurangi penularan Covid-19, dan turun ke bawah membantu rakyat," ujar Hasto.

Bagi PDIP, kata Hasto, dengan sinergi koneksitas maka fokus utama adalah memerangi Covid-19 dengan kerja kemanusiaan gotong royong. Menurutnya, seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju harus benar-benar fokus pada upaya membantu rakyat, mengatasi pandemi.

"Skala prioritas para menteri sebagai pembantu Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma’ruf Amin adalah mengambil kebijakan terobosan. Kebijakan yang melihat problematika di bawah dan terus melakukan berbagai upaya membantu rakyat yang saat ini dampaknya semakin dirasakan. Prasarana dan saran kesehatan, dapur umum, dan distribusi obat Covid melalui puskesmas-puskesmas menjadi skala prioritas utama. Juga memastikan ketersediaan kebutuhan pokok rakyat," ujarnya.

"Partai juga mencermati adanya upaya pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan kondisi pandemi ini dengan melakukan tindakan politik yang tidak terpuji, baik melakui hoaks, fitnah maupun berbagai bentuk hasutan yang mencoba memprovokasi rakyat. PDI Perjuangan terus hadir sebagai bagian dari kekuatan politik yang bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," pungkas Hasto.