Golkar Kemungkinan Bakal Gaet Khofifah Indar Parawansa Jadi Cawapres

Khofifah juga pernah menjadi anggota DPR RI dan sekarang menjabat Gubernur Jawa Timur.

Pertemuan Airlangga dengan Khofifah

Pertemuan tertutup Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (12/1) menimbulkan berbagai spekulasi. Termasuk kemungkinan penjajakan Pilpres 2024 mendatang. 

"Airlangga kemungkinan menjajaki peluang berpasangan dengan Khofifah dalam Pilpres 2024. Hal itu logis mengingat Khofifah salah satu cawapres (calon wakil presiden) perempuan yang potensial," ujar Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Jamil menilai Khofifah sudah layak menjadi cawapres karena pernah dua kali menjabat menteri. Di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Khofifah dipercaya menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan. Sementara di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), Khofifah dipercaya menjadi Menteri Sosial. 

Selain itu, Khofifah juga pernah menjadi anggota DPR RI dan sekarang menjabat Gubernur Jawa Timur. "Karier Khofifah itu tentu sudah lebih dari cukup untuk menjadi cawapres. Kapasitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi," jelasnya.

Kemudian, lanjut Jamil, Khofifah juga punya basis massa pendukung sangat besar. Sebab, Khofifah sangat berpengaruh di ormas Muslimat NU yang anggotanya sangat besar dan tersebar di pelosok Tanah Air. 

"Dukungan dari NU juga diperkirakan menguat bila Khofifah berpasangan dengan Airlangga. Dukungan tersebut sangat dibutuhkan mengingat NU memiliki anggota terbesar di Indonesia," imbuhnya. 

Karena itu, mantan Dekan Fikom IISIP ini menilai, sangat logis bila Airlangga menjajaki Khofifah menjadi cawapresnya. Sebab, berpasangan dengan Khofifah juga bisa meningkatkan popularitas dan elektabilitas Airlangga.

"Jadi, upaya Golkar mengusung Airlangga pada Pilpres 2024 akan terwujud bila dipasangkan dengan sosok yang punya kapasitas dan pendukung massa yang besar. Salah satu sosok itu tentunya Khofifah," pungkasnya.