Ungkap Pentingnya Kepedulian di Masa Pandemi, Nana Mirdad: Kita Pasti Bisa Melewati!

"Kadang memberi bantuan ngga harus melulu berupa uang ataupun pangan kalau memang kita pun belum mampu saat ini..Bisa juga sekedar saling bertanya kabar dan mendengarkan curahan hati sesama," ujar Nana Mirdad.

Foto : @nanamirdad/instagram

Wabah COVID-19 pertama kali pertama muncul di Kota Wuhan, Tiongkok pada 1 Desember 2019. Pada tanggal 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2020 COVID telah ditetapkan sebagai pandemi.

Hingga kini, wabah ini belum juga hilang dari bumi Indonesia. Karenanya, kata Nana Mirdad, sudah waktunya orang-orang meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan saling membangun rasa empati satu dengan yang lain.

"Semua dimulai dari orang terdekat kita... Sudahkah kita sekedar menyapa via online dan tanya bagaimana keadaan teman dan keluarga kita saat ini?" tulisnya dalam caption di akun Instagramnya, Senin (19/7/21).

Menurutnya, memberi bantuan tidak harus berupa uang atau pangan. Sekadar memberi perhatian juga sudah merupakan bantuan.

"Kadang memberi bantuan ngga harus melulu berupa uang ataupun pangan kalau memang kita pun belum mampu saat ini..Bisa juga berupa sekedar saling bertanya kabar dan mendengarkan curahan hati sesama," sambung istri Andrew White ini.

Ibu dua anak ini menyatakan, hal-hal kecil seperti itu sering dilupakan.

"Ini adalah sesuatu yang kadang suka kita lupa bisa kita berikan padahal artinya besar sekali," ujarnya.

Nana pun yakin bahwa semua orang akan dapat melewati kondisi ini bersama-sama.

"Ayo saling membangun bukan saling menjatuhkan.. Kita pasti bisa lewati ini bersama-sama," tandasnya.

"Kak nana bener banget.. waktu ak isoman ditanya kabar aja udah nangis, dikirimi makanan nangis. Sedikit perhatian tapi sangat berharga buat kita," tulis netizen.

"Betul banget ka Nana. yuk sama-sama saling support dan saling jaga. Kita pasti bisa ngelewatin pandemi ini sama-sama," imbuh lainnya.

"Setuju. Tapi kadang orang kita ini, bantuan selalu diartikan berupa uang dan pangan yg sangat berarti, kalo bertanya kabar dianggap basa basi," tutur yang lain.