Melakoni Peran Sebagai Pelawak, Angel Karamoy Ungkap Sosok Paling Menginspirasi

"Belajar banget. Belajar langsung dari pelawak tersebut," ujar Angel Karamoy.

Foto : @realangelkaramoy/instagram

Karier artis Angel Karamoy mulai melejit di dunia akting saat dia memerankan tokoh Lala menggantikan Marshanda dalam Sinetron ‘Bidadari 3’ (2004-2005).

Sebelumnya, dia sempat menjajal kemampuan aktingnya lewat sinetron Saras 008 (1998), Daun-daun Kering (2000), Misteri Gunung Merapi 3 (2002), hingga Makan Nggak Makan Ngumpul (2004).

Tak hanya bermain sinetron, Angel pernah menjadi talent dalam acara Opera Van Java, Ini Sahur, Comedy Night Live, dan Pesbukers.

Kini, Angel Karamoy malah terjun di sketsa komedi melakonkan tokoh cantik namun tak terlalu pintar.

Enzy Storia dan Hesti Purwadinata pun sempat menanyakan kepada Angel Karamoy perihal kemampuan melawaknya. 

"Tapi kamu belajar nggak?" tanya Enzy Storia.

"Belajar banget. Belajar langsung dari pelawak tersebut. Misalnya Mas Eko. 'Mas Eko aku kayak gini gimana' terus dia jawab 'Oh kamu nanti gini' gitu," ujar Angel Karamoy.

Angel Karamoy pun membahas soal sosok berpengaruh yang mengajarinya melawak. Tak disangka Angel Karamoy menyebut seorang pelawak legendaris, Haji Jojon.

"Tapi yang lebih banyak ngajarin aku sebenarnya almarhum Haji Jojon. Iya, karena aku tektokannya sama dia terus, Haji Jojon. Jadi dimana ada Haji Jojon di situ ada aku. Entah kenapa." ungkap Angel.

Angel mengaku, hingg saat ini dirinya masih belajar. Ia belajar dari rekan-rekan pemain lain.

"Jadi pas di OVJ, aku belajar ama Sule, Mas Andre, Nunung. Ya, jadi belajar gitu lah," ungkapnya.